Categories

Tampilkan postingan dengan label Penggenapan Firman Tuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penggenapan Firman Tuhan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

Penemuan letak kota sodom dan gomora





Penemuan letak kota sodom dan gomora



Reruntuhan Sodom
Dinding selatan reruntuhan kota Sodom (Bab edh-Dhra) di sebelah tenggara Laut Mati di Yordania modern.
R
eruntuhan Sodom dan Gomora telah ditemukan di sebelah tenggara Laut Mati. Nama modernnya adalah Bab edh-Dhra, diperkirakan sebagai Sodom, dan Numeira, diperkirakan sebagai Gomora. Kedua tempat tersebut dihancurkan pada saat yang bersamaan oleh kebakaran yang luar biasa dahsyat. Debu-debu reruntuhan tebalnya sekitar tiga kaki. Apa yang menyebabkan kekacauan yang mengerikan ini? Penemuan yang mengejutkan di kuburan di Bab edh-Dhra menyingkap penyebab tersebut. Para ahli arkeologi menemukan bahwa bangunan yang digunakan untuk mengubur terbakar mulai dari atap.


Apa yang menyebabkan setiap struktur di kuburan hancur dengan cara seperti ini? Jawaban misteri ini terdapat dalam Kitab Suci. “Kemudian Tuhan menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari Tuhan, dari langit” (Kejadian 19:24). Satu-satunya penjelasan yang mungkin atas penemuan yang unik dalam publikasi arkeologi adalah bahwa debu-debu yang terbakar turun ke bangunan-bangunan dari udara. Tetapi bagaimana hal tersebut dapat terjadi?
Ada cukup bukti mengenai lapisan di bawah tanah berupa bahan berbasis minyak yang disebut bitumen, serupa dengan aspal, di daerah selatan Laut Mati. Materi seperti itu biasanya mengandung belerang dengan prosentase tinggi. Telah dipostulasikan oleh ahli geologi Frederick Clapp bahwa tekanan dari sebuah gempa bumi dapat menyebabkan endapan bitumen dipaksa keluar melalui garis patahan. Ketika tersembur keluar dari bumi, endapan tersebut dapat terpicu oleh bunga api atau kebakaran. Semburan itu kemudian akan jatuh ke bumi sebagai materi yang terbakar.
Sodom dan Gomora diketemukan setelah Clapp memformulasikan teori ini. Ternyata situsnya terletak tepat di atas garis patahan sepanjang sisi timur dataran di sebelah selatan Laut Mati, sehingga teori Clapp sepenuhnya masuk di akal. Terdapat bukti mengenai skenario ini dalam Kitab Suci. Abraham menyaksikan kehancuran ini dari tempat yang menguntungkan di sebelah barat Laut Mati. Kitab Suci mencatat apa yang disaksikan Abraham: “Dia memandang ke arah Sodom dan Gomora serta ke seluruh tanah Lembah Yordan, maka dilihatnyalah asap dari bumi membubung ke atas sebagai asap dari dapur peleburan” (Kejadian 19:28). Asap yang dilihat mungkin adalah asap dari kebakaran basis-minyak. Asap yang membubung ke atas seperti asap dari dapur peleburan menyatakan adanya aliran udara yang dipaksakan, seperti yang dapat diperkirakan dari endapan bawah tanah yang dipaksa keluar dari bumi oleh tekanan.
Kehancuran Sodom dan Gomora menjadi salah satu contoh dalam Kitab Suci mengenai bagaimana Tuhan menghakimi dosa. “Lihat, inilah kesalahan Sodom, kakakmu yang termuda itu: kecongkakan, makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang sengsara dan miskin. Mereka menjadi tinggi hati dan melakukan kekejian di hadapan-Ku; maka Aku menjauhkan mereka sesudah Aku melihat itu” (Yehezkiel 16:49-50).

Apakah ada bukti bahwa lokasi itu memang menemukan sisa kota Alkitabiah?
Di seluruh lokasi, bangunan abu putih dan dipenuhi dengan jutaan bola belerang. Di luar lokasi tersebut, tidak ada bola sulfur dan abu ditemukan. Dianalisis, itu adalah patch bola abu dan belerang. bola Sulfur ditemukan mengandung sulfur 90-95%. Alam adalah belerang begitu murni dalam jumlah yang tidak muncul di manapun di dunia.
Ditemukan di gedung-gedung, dinding, Ziguraty, Sphinx. Semua bangunan ini benar-benar keluar dari abu dalam jumlah besar menembus bola belerang. Di lokasi ini ditemukan tulang dari abu, ditemukan sampel dari besi cair dan emas.
Siapa yang menemukan kota yang hilang?
Ron Wyatt melewati Laut Mati selama dua belas tahun, sampai tahun 1989, pada salah satu perjalanan ia mengambil mayat putih bentuk khusus sepanjang Laut Mati. Layanan ini mengingatkannya pada tembok kota dan rumah-rumah. Mereka mengingatkannya pada bangunan yang telah dibuat oleh tangan manusia.
Ron pergi ke kota yang hilang dengan rekan dan mengeksplorasi penemuan-penemuan ini. Dia menyerahkan sebuah kesaksian yang jelas bahwa ini adalah sebuah kota Alkitab. Selama bertahun-tahun, banyak orang mengunjungi lokasi seluruh dunia. Telah berulang kali dianalisis bola sulfur dan abu. Itu banyak bahan yang diproses, video, situs Web dan buku.
Republik Ceko, mengunjungi lokasi, Mr Milan Latka, membawa bola belerang dan harus melakukan analisis rinci di laboratorium. Diverifikasi untuk bangsa Ceko, bahwa situs tersebut benar-benar ada, dan temuan adalah benar. Anda dapat melihat segalanya di http://www.ban.cz Web
Bagaimana mungkin bahwa kota itu telah bertahan sampai hari ini?
Keadaan lokasi panas karena rendahnya curah hujan di daerah ini dipertahankan. Di daerah ini curah hujan minim (5 cm / tahun). Hujan yg sedikit membuat permukaan bangunan dari abu permukaan yang keras, dengan hasil bahwa kota diawetkan sampai hari ini. Ketika akan curah hujan di tempat-tempat yang lebih, kota itu benar-benar hancur, dibubarkan oleh hujan. Ketika tabrakan itu kecil, kerak pada permukaan bangunan dan menciptakan kota akan dihancurkan oleh angin.























Flavius Josephus kesaksian, Perang Yahudi.
Flavius Josephus (37-100 hidup sekitar AD) - dalam bukunya Perang Yahudi, buku keempat dalam bab kedelapan menggambarkan bidang aspal (Mati) Lake, di mana mereka muncul di permukaan aspal benjolan. Menjelaskan panjang danau, yang membentang ke Zoar Arab. Ini berbicara tentang lima kota rusak dan abu, yang ia lihat di sana. Pada saat tempat Flavia kota hancur diketahui dengan jelas.
Alkitab adalah buku yang diilhami oleh Allah Pencipta kita!
Melalui penemuan-penemuan arkeologi, kita bisa memastikan bahwa Alkitab adalah buku cerita, tapi benar-benar sebuah buku di mana ada fakta-fakta sejarah. Alkitab adalah buku yang diilhami oleh Pencipta kita.

Senin, 23 Mei 2011

Penemuan besar: Roda Kereta Firaun Di tengah LAUT MERAH


Penemuan besar: Roda Kereta Firaun Di tengah LAUT MERAH

Dalam Kitab Torah org Yahudi, tertulis dengan jelas dan detail bagaimana Allah yg perkasa itu menghadapi lawan umat pilihanNya: Bani Israel.
waktu itu Bani Israel di pimpin Musa keluar dari tanah perbudakan mesir, dan ketika mereka berjalan keluar, Bani Israel berhadapan dng jalan buntu.
Di depan mereka Laut Merah
Di belakang mereka Tentara Firaun.

Apakah Allah bertindak pengecut dengan tiba-tiba menculik bani israel ke seberang laut merah, dan menggantikan posisi bani israel yg terkepung musuh dng bangsa lain?

Tentu tidak! tindakan pengecut seperti menculik seseorang dan menggantikan nya dng orang lain sangat bertentangan dengan karakter ALLAH YG PERKASA.

Apa yg Allah perkasa lakukan? Dia menyuruh Musa membelah Laut Merah, dan membuat Israel menyebrangi lautan dengan mengeringkan nya. dan membuat Firaun dan tentaranya di kuburkan hidup-hidup di tengah laut merah.

Tahukah anda, bahwa ceritera yg tertulis di atas bukan dongeng? tetapi sungguh-sungguh dibuktikan secara ilmu arkeologi?
Penemu nya adalah: Ron Wyatt




Lokasi penemuan





Penemuan



RODA KERETA YANG DITEMUKAN ADALAH RODA KERETA FIRAUN SENDIRI YG BERLAPIS EMAS, SEHINGGA MASIH AWET DI DASAR LAUT. MALAH MENJADI KARANG, DAN SESUDAH DIBERSIHKAN, TERLIHAT SEPERTI DIATAS.
DI DASAR LAUT MERAH JUGA DI TEMUKAN TULANG BELULANG MANUSIA.




Penemuan terbesar : tabut perjanjian musa


Penemuan terbesar : tabut perjanjian musa

Jika kita membaca Alkitab, kita tahu bahwa ada tertulis dengan detail/terperinci hukum-hukum musa dan apa yg di perintahkan kan Allah kpada nabi Musa.

Selain disuruh Allah memimpin bani Israel keluar dari Mesir, dan memasuki tanah perjanjian (tanah kanaan / palestina / lokasi peta israel jaman sekarang), nabi Musa juga diperintahkan Allah untuk membuat "Tabut Perjanjian" (ark of convenant - melambangkan hadirat Allah di tengah-tengah bani israel, sebagai lambang perjanjian bani israel dng Allah yg hidup).

Tabut perjanjian musa

Nabi Musa juga diberikan hukum-hukum dari Allah, salah satu nya tentang hukum penghapusan dosa:
Imamat 16 :14 dimana imam besar harus memercikan darah kurban ke atas tabut perjanjian, barulah terjadi perdamaian atas segala dosa pelanggaran.

Sang penemu Tabut Perjanjian Musa

Ron Wyatt yang juga menemukan roda kereta firaun di tengah laut merah, sewaktu mengejar bani israel yg menyebrangi laut merah, dan penemu Bahtera nabi Nuh. Membuat suatu penemuan terpenting sepanjang masa.

Beliau menemukan Tabut Perjanjian Musa, yang terdapat tetesan darah kering Tuhan Yesus Kristus, sang penebus utusan Allah yg kudus tepat di atas tutup tabut perjanjian


LOKASI penemuan




Ada seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt. Ia menemukan “Tabut Perjanjian Musa“. Tabut ini tersembunyi di luar tembok Yerusalem sebelum kota Yerusalem dihancurkan o/ tentara Nebukadnezar.

Ruang tempat di mana tabut itu berada sudah tertutup sehingga membentuk sebuah gundukan. Rupanya bertahun-tahun puing-puing reruntuhan mempertebal gundukan tersebut. Dan akhirnya gundukan ini menjadi sebuah bukit kecil.

Selama masa pemerintahan Romawi - DI MANA Yesus HIDUP DI MASA ITU - bukit ini digunakan sebagai tempat penyaliban. Bukit itu, namanya dalam bahasa Ibrani ialah “Golgota“, dalam bahasa Latin “Kalvari“ atau yang sering kita dengar “Tempat Tengkorak“.

Di bukit itu ditempatkan RONGGA PUALAM yang permanen di dalam tanah. Di mana ke dalam rongga inilah salib dimasukkan dan ditegakkan. Setiap rongga ini luasnya 13 inci persegi (33 cm²) & dalamnya tiga kaki (hampir 1 m). Rongga ini ditutupi dengan semacam sumbat yang mempunyai tiga lubang tempat memasukkan jari untuk memudahkan pemindahan sumbat tersebut.

Dan di bukit ini Ron Wyatt menemukan tiga rongga permanen. Di rongga TENGAH terdapat retakan di bagian kiri yang menuju ke dalam bebatuan. Hal ini mungkin diakibatkan oleh gempa bumi
(injil Matius 27:50-51 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,).

Penyelidikan dilanjutkan dengan menggunakan peralatan-peralatan ilmiah. Dan terungkap adanya EMAS di dalam bukit tersebut. Wyatt meminta izin dari pemerintah Israel untuk menggali sebuah lubang di bukit itu. Mulanya, permintaannya ini menghadapi penolakan dari pemerintah Israel. Namun akhirnya, setelah melewati beberapa kali penolakan, Wyatt mendapat izin.

Setelah dua tahun menggali sebuah parit sempit pada dinding bukit itu, Januari 1982 Wyatt bisa menembus sampai ke gua alami itu. Gua tersebut berukuran ± 6,7 m x 4,3 m atau ± 30 m² . Di gua itu terdapat sisa-sisa perlengkapan Bait Salomo. Yakni: Mezbah Korban Bakaran, Meja Roti Sajian, Mezbah Pembakaran Kemenyan. Di belakang ruangan ini terdapat Tabut Perjanjian dengan dua serafim yang sayapnya terjulur di atas Tutup Pendamaian.

Di atas Tutup Pendamaian Wyatt menemukan PERCIKAN DARAH KERING. Percikan darah kering itu terdapat juga di perlengkapan-perlengkapan tadi. Wyatt lalu mengirim contoh percikan darah kering itu ke laboratorium di Amerika untuk diperiksa.

Didapatkan, bahwa darah tersebut adalah darah manusia yang terdiri dari 23 X kromosom dan 1 Y kromosom. Darah manusia normal terdiri dari 46 kromosom yang terdiri dari 23 kromosom dari setiap orangtua. Jika terdapat kromosom “Y tambahan“ maka darah tesebut adalah milik seorang LAKI². Jadi percikan darah tersebut adalah darah LAKI². Dan karena darah itu hanya memiliki 23 kromosom maka darah itu di-identifikasi sebagai darah laki² yang TIDAK MEMILIKI AYAH. ISA DATANG KE DUNIA GELAP INI MELALUI JALUR: DARI PERAWAN MARYAN DAN ROHUL KUDUS ALLAH (YAITU ALLAH SENDIRI) YG MEMANIFESTASIKAN JANJI NYA KEPADA PERAWAN MARYAM.

Ron Wyatt percaya bahwa itu adalah darah YESUS. Darah-Nya yang terciprat ke tanah. Dan melalui retakan yang diakibatkan oleh gempa bumi itu, darah itu mengalir ke bawah dan memerciki tutup pendamaian. Dgn maksud untuk mengampuni semua umat manusia.


Di dalam Perjanjian Lama Imam Besar memercikkan darah lembu jantan dan domba jantan di atas tutup pendamaian sesuai dengan perintah Tuhan. Imamat 16 <14> Lalu ia (Imam Besar - red) harus mengambil sedikit dari darah lembu jantan itu dan memercikkannya dengan jarinya ke atas tutup pendamaian di bagian muka, dan ke depan tutup pendamaian itu ia harus memercikkan sedikit dari darah itu dengan jarinya tujuh kali. <15> Lalu ia (Imam Besar - red) harus menyembelih domba jantan yang akan menjadi korban penghapus dosa bagi bangsa itu dan membawa darahnya masuk ke belakang tabir, kemudian haruslah diperbuatnya dengan darah itu seperti yang diperbuatnya dengan darah lembu jantan, yakni ia harus memercikkannya ke atas tutup pendamaian dan ke depan tutup pendamaian itu. <16> Dengan demikian ia (Imam Besar - red) mengadakan pendamaian bagi tempat kudus itu karena segala kenajisan orang Israel dan karena segala pelanggaran mereka, apa pun juga dosa mereka …

Tetapi Alkitab memberitahukan kita juga, bahwa darah lembu jantan dan domba jantan tidak bisa menghapus dosa. Tetapi darah Yesuslah (Yesus: Imam Besar Agung; Ibrani 8:1 ... kita mempunyai Imam Besar ... yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di Sorga,) yg menyucikan semua dosa. Darah hewan hanyalah bersifat SEMENTARA sampai Anak Domba yg sempurna itu disembelih.

Betapa mengagumkan dan tepat, bahwa darah Kristus SECARA FISIK dipercikkan di atas tutup pendamaian yang tersembunyi di dalam Bukit Kalvari/Golgota/Tempat Tengkorak. Sehingga mengesahkan ritual yang telah ditahbiskan oleh Allah untuk melakukan pemercikan pada tutup pendamaian.




Jumat, 18 Februari 2011

Pelangi merupakan Busur perjanjian ALLAH kepada manusia



karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng  (II Korintus 10:4)
Pelangi bukan sekedar pembiasan cahaya oleh air – itu benar-benar adalah janji Allah
Ketika Nuh dan keluarganya melihat bumi tertutup oleh air bah dia pasti mengalami trauma. Setelah itu, setiap kali langit menjadi gelap di atas kepala, ia pasti selalu khawatir dan oleh karena itu Nuh membutuhkan jaminan. TUHAN ALLAH berfirman, "Aku telah menetapkan busur-Ku di awan, dan itu akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi." Busur atau pelangi adalah bendera Allah, tujuh warna standar kerajaan. Tidak ada lambang, tidak ada resimen warna dan tidak ada simbol kekaisaran yang bisa mirip dengannya.
Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung; selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku. Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati; Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat. Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur busurnya dan membidik. Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata yang mematikan, dan membuat anak panahnya menjadi menyala. Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.

Kata "busur" dalam Kejadian 9:13 (dalam terjemahan Bahasa Indonesia sehari-hari  pada perikop tersebut digunakan kata "pelangi") dalam bahasa aslinya adalah kata Ibrani yang sama digunakan untuk menunjuk busur yang digunakan untuk menembakkan panah – senjata perang … tapi apa senjata macam apakah itu, yang melingkupi seluruh cakrawala! Apakah panah yang besar itu harus digunakan ketika TUHAN ALLAH masuk ke dalam pertempuran melawan setan! "TUHAN akan maju seperti orang perkasa; Ia akan membangkitkan semangat-Nya seperti orang perang. Ia akan berteriak, ya, berteriak dengan suara keras; Dia akan menang melawan musuh-musuh-Nya."
Pelangi bukan sekadar fenomena keindahan alam, tetapi merupakan pengingat ilahi janji Allah. Gambaran pelangi ilahi terbentang di seluruh berita Alkitab, karena sejak Kejadian hingga kita sampai di kitab Wahyu, tertulis, "Sebuah pelangi … mengelilingi takhta … Dari takhta datang kilatan petir." Busur Allah yang sungguh megah. Tidak ada angin yang dapat meniup pelangi pergi dan tidak ada suatu setanpun yang dapat mematikannya. Pertempuran benar-benar milik TUHAN ALLAH. Barangkali kita mungkin sedang menderita badai hidup, ketika kegelapan mencekam memenuhi langit kita, akan tetapi sesuatu yang melengkung berwarna indah di langit yang ditembus cahaya di saat hujan, yang dapat dilihat dengan mata manusia, adalah standar TUHAN ALLAH untuk mengingatkan kita. Ini adalah tanda cinta kasih ALLAH yang sedang membungkuk kepada dunia dan kepada kita sekalian. Mari kita terima kasih-Nya hari ini!
Tuhan Yesus Memberkati
Ayat yang dipergunakan :
Kejadian 8:13Dalam tahun keenam ratus satu, dalam bulan pertama, pada tanggal satu bulan itu, sudahlah kering air itu dari atas bumi; kemudian Nuh membuka tutup bahtera itu dan melihat-lihat; ternyatalah muka bumi sudah mulai kering
Kejadian 9:13
Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
Mazmur 7:1-17
7:1 Nyanyian ratapan Daud, yang dinyanyikan untuk TUHAN karena Kush, orang Benyamin itu.
7:2 Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung; selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku,
7:3 supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan.
7:4 Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada kecurangan di tanganku,
7:5 jika aku melakukan yang jahat terhadap orang yang hidup damai dengan aku, atau merugikan orang yang melawan aku dengan tidak ada alasannya,
7:6 maka musuh kiranya mengejar aku sampai menangkap aku, dan menginjak-injak hidupku ke tanah, dan menaruh kemuliaanku ke dalam debu. S e l a
7:7 Bangkitlah, TUHAN, dalam murka-Mu, berdirilah menghadapi geram orang-orang yang melawan aku, bangunlah untukku, ya Engkau yang telah memerintahkan penghakiman!
7:8 Biarlah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau, dan bertakhtalah di atas mereka di tempat yang tinggi.
7:9 TUHAN mengadili bangsa-bangsa. Hakimilah aku, TUHAN, apakah aku benar, dan apakah aku tulus ikhlas.
7:10 Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil.
7:11 Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati;
7:12 Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat.
7:13 Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur busurnya dan membidik.
7:14 Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata yang mematikan, dan membuat anak panahnya menjadi menyala.
7:15 Sesungguhnya, orang itu hamil dengan kejahatan, ia mengandung kelaliman dan melahirkan dusta.
7:16 Ia membuat lobang dan menggalinya, tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya.
7:17 Kelaliman yang dilakukannya kembali menimpa kepalanya, dan kekerasannya turun menimpa batu kepalanya.
Yesaya 42:13
TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya.
Wahyu 4:3-5
4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.
4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.
4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.

Kamis, 17 Februari 2011

Penampakan Penunggang kuda hijau saat demo di mesir (Penggenapan Kitab Wahyu 6:8)

Wahyu 6 : 8
Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hijau kuning dan orang yang menungganginya bernama Maut dan kerajaan maut  mengikutinya. Dan kepada mereka diberikan kuasa atas seperempat dari bumi untuk membunuh dengan pedang, dan dengan kelaparan dan sampar, dan dengan binatang-binatang buas yang di bumi. 



Penampakan Penunggang Kuda hijau Di Kaero Mesir – Apakah Anda melihat video sesosok hijau pucat misterius yang terlihat dalam liputan berita televisi tentang kerusuhan Mesir?



undefined

Orang-orang menyebutnya Keempat Penunggang Kuda dari Langit. Rekaman ini disaat demo besar besaran di Kairo pekan ini … dan ada sesuatu yang lain! Antara kerumunan pengunjuk rasa dan barikade, melintas sosok hijau pucat yang menyerupai seorang pengendara kuda. hal ini terjadi selama beberapa saat sebelum mengambang di atas kepala pengunjuk rasa.
Coba lihat video dibawah ini !