Tampilkan postingan dengan label Yesus Penyelamatku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Yesus Penyelamatku. Tampilkan semua postingan

Senin, 21 Maret 2011

Pesan dari Tuhan untuk gereja - gereja lewat kesaksian Ricardo

Di ambil dari kesaksian di link ini http://jesusisloveus.blogspot.com/2011/03/kesaksian-24-8-jam-di-surga.html


Dia berkata, “Ricardo, Ricardo berdoalah untuk gerejaKu ! GerejaKu tidak lagi sama di bandingkan dulu !! GerejaKu di bumi ini telah berubah. GerejaKu telah kehilangan iman. GerejaKu tidak lagi percaya kepadaKu atau keberadaanKu! Beritakan kepada gerejaKu bahwa Aku ada!! Berdoa syafaat untuk gerejaKu, karena gerejaKu tidak lagi berdoa dan berpuasa!”

Di akhir kesaksian saya ini nantinya, ketika Tuhan meminta saya untuk kembali ke tubuh saya, saya berkata kepadaNya, “Siapa gerangan yang akan percaya sama saya. Saya mohon supaya saya bisa tinggal di surga bersamaMu.!! Tidak ada seorang pun yang akan percaya kepada kesaksian saya, tidak ada yang akan percaya karena mereka tidak mempunyai iman! Di muka bumi, kurangnya iman itu sangat besar, siapa yang akan percaya kesaksian ini?” Tuhan menjawab saya,”Seseorang akan percaya kesaksianmu, hanya yang sungguh-sungguh kepunyaanKu akan percaya kepada kesaksianmu.”


Saya mendengar suatu suara yang mengguncangkan surga dan di balik suara ini, ada berjuta-juta pujian kepada Tuhan berkata,”Kudus,Kudus, Kuduslah Tuhan dan Bapa kepadaNya semua kemuliaan dan hormat selama-lamaNya AMEN!” Suara yang berkuasa ini berkata “HIDUPLAH KUDUS, KARENA AKU KUDUS. HANYA YANG HIDUP KUDUS YANG BISA MASUK KE TEMPAT INI! TANPA KEKUDUSAN, TIDAK ADA SEORANGPUN YANG BISA MELIHAT TUHAN.” Tanpa kekudusan, tidak ada seorangpun yang bisa melihat Tuhan.

Dia berkata,”Saya bukan Tuhan yang terbuat dari kapur atau kayu. Saya Tuhan yang hidup!” Dia kemudian melanjutkan,”Beritakan kepada gerejaKu di bumi bahwa Aku ada!! Aku benar-benar hidup dan ada!! Katakan kepada umatKu bahwa Surga itu nyata dan Aku menantikan mereka!

Kita perlu meluruskan hidup kita untuk Tuhan. Kemudian kami melihat sebuah meja yang sangat panjang untuk berjuta-juta orang dengan banyak makanan dan buah-buahan. Disana juga banyak mahkota dan mangkok kristal untuk minum. Tuhan berkata, “Ricardo, semua ini telah di sediakan untuk umatKu!” Meja ini telah di siapkan untuk pernikahan anak Domba.”

Saya juga mengetahui bahwa ada seorang wanita yang pernah di bawa ke surga dan melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan perjamuan pernikahan! Saya berkata kepada Tuhan, “Kenapa wanita ini melihat malaikat-malaikat sibuk mempersiapkan perjamuan tetapi saya tidak melihat persiapannya sedang di kerjakan?” Tuhan berkata, “Itu karena persiapannya sudah selesai!” Di sana banyak mahkota untuk mereka yang bekerja dan taat kepada Tuhan. Saya berkata,” Tuhan, kapan Tuhan akan datang kembali, jika persiapannya sudah selesai? Berapa lama lagi Tuhan akan datang? Tunjukkanlah kepada saya sebuah jam, berapa lama lagi sisa waktunya menurut jam surga?” Banyak orang telah mendapatkan mimpi mengenai jam, menunjukkan hampir jam 12 malam ketika Tuhan seharusnya datang kembali. Saya bertanya, “Tuhan, kapan jam tersebut akan mencapai jam 12 malam? Apakah tinggal 1 menit? 5 menit?” Tuhan mengamati muka saya untuk sementara waktu dan kemudian Dia berkata, “Ricardo, di surga sudah tidak ada jam lagi.” Kemudian saya bertanya, “Kalau begitu Tuhan, kalau jam-nya sudah tidak ada lagi, kenapa Tuhan tidak datang kembali kedua-kaliNya?” Tuhan mengangkat kedua tangannya dan dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk, Dia menunjukkan tanda yang sangat kecil dan berkata, “Sisa waktu yang ada adalah hanya kemurahan Bapa kepada mereka yang telah berpaling dan memberikan mereka kesempatan untuk bertobat dan kembali ke pekerjaan mula-mula.” Dan Tuhan pencipta segala makhluk belum kembali karena Dia memberikan kita semua waktu yang sangat singkat untuk bertobat dan waktu ini di katakan, “waktu kemurahan Tuhan”. Tuhan akan datang kapanpun, kita harus mulai mencari Dia dengan sepenuh hati dan berpuasa dan berdoa dan melakukan pekerjaan mula-mula. Saya hampir selesai. Yesus berkata,”Sekarang kita berada di dalam masa kasih karunia Bapa!
Kemudian seorang malaikat muncul di sebelah kanan kami dan berteriak “Waktunya telah tiba !! Waktunya sudah selesai. Setiap persiapan sudah selesai! Yesus sedang menerima pengantin wanitaNya!” Tuhan sedang datang dan semua tanda-tanda di FirmanNya sudah di genapi! Film-Film sedang menunjukkan bencana alam yang akan datang. Ilmuawan-ilmuawan tahu bahwa sesuatu bencana alam yang besar akan terjadi tetapi mereka tidak tahu itu apa! Bagaimanapun, kita sebagai gerejaNya tahu bahwa Tuhan akan datang kedua kalinya! Ketika malaikat selesai berteriak, kemudian berjuta-juta malaikat mulai melompat dan bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya (gerejaNya) akhirnya kembali ke surga. Saya tetap bertanya,” Apa yang sedang tejadi?” tetapi tidak ada seorangpun yang memperhatikan saya, mereka semuanya sedang bersuka-cita dengan berita yang baik. Jadi, saya kemudian ikut serta dengan malaikat-malaikat dan mulai meninggikan nama Yesus. Seketika, ketika saya mengangkat kedua tangan saya, saya merasa seseorang mengangkat saya dari surga dan menuju kebumi dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Sekarang, malaikat-malaikat bersuka-cita bahwa pengantin wanitaNya sedang kembali ke surga. Saya kembali ke bumi dan di letakkan di atas mimbar gereja dimana saya berdoa setiap hari. Waktunya sangat singkat !! Jika pembaca tidak percaya kepada saya, janganlah percaya. Tetapi Yesus akan datang dan hal itu adalah kekekalan. Umat Tuhan tidak mau percaya akan pengangkatan orang percaya. Tolong sadar, demi kemurahan Tuhan, sadarlah akan kebenaran!! (Ricardo sedang menangis)
Tuhan ada di sisi saya dan Dia berkata, “Ricardo, ini yang akan terjadi kalau pengangkatan orang percaya terjadi sekarang ini!” Saya bisa melihat seluruh bumi. Saya melihat Roh Kudus yang begitu indah dan berharga. Roh Kudus memberikan kita damai dan sukacita. Kemudian, Roh Kudus meninggalkan bumi. Saya kemudian melihat asap masuk ke dalam gereja dan mengelilingi saya dan saya berkata kepada Tuhan, “Apakah ini?” Dia berkata, “Inilah yang saya maksudkan pengangkatan orang percaya.” Kemudian saya melihat orang-orang mendobrak pintu gereja, ingin masuk, dan berteriak, “Dimana anak saya? Mereka semua telah pergi!” Banyak anak-anak telah pergi karena Tuhan tidak meninggalkan mereka.Orang pertama yang masuk ke dalam gereja adalah pimpinan paduan suara, berteriak, “Dimana orang-orang gereja! Saya di tinggal! Saya tetap di bumi! Saya tetap di bumi!” Setelah pimpinan paduan suara, saya melihat pendeta-pendeta, jemaat, dan penatua gereja semuanya menangis,”Saya di tinggal!” Banyak orang-tua dan pasangan-pasangan yang mencari orang-orang yang mereka kasihi dan orang-orang di gereja berteriak,”Orang-orang yang anda kasihi tidak disini! Tuhan membawa mereka.” Kemudian orang-orang tersebut menangis,”Kalau begitu, itu semuanya benar, Tuhan datang dan mengambil pengantin wanitaNya.”
Banyak orang-orang menangis dan meratap, berharap bahwa mereka seharusnya telah percaya bahwa Yesus adalah Kristus. Setiap orang yang tidak percaya bahwa Yesus adalah Mesias, sudah hilang! Saya melihat banyak orang dan pendeta-pendeta menangis dan orang-orang mulai mendesak pendeta-pendeta,”Kenapa kamu tidak mengajarkan kebenaran, kenapa kamu tidak mengajarkan kekudusan dan memperingatkan kami semua tentang hal ini? Ini semua adalah kesalahanmu sehingga kami di tinggalkan!!!” Banyak orang yang di tinggalkan karena mereka tidak hidup di dalam kekudusan. Kita perlu mengajarkan kekudusan dan mengajarkan orang untuk benar-benar bertobat! Saya melihat orang-orang memukul pendeta-pendeta dan mencabut rambut mereka. Pendeta-pendeta tersebut menangis dan memohon orang-orang tersebut untuk tidak melukai mereka. Orang-orang tersebut tidak berhenti melukai pendeta-pendeta tersebut karena orang-orang tersebut telah di rasuki setan.
Ada juga gereja-gereja yang seluruh jemaatNya di tinggalkan. Saya melihat seorang laki-laki yang berusaha untuk mencongkel matanya karena kesedihannya. Orang-orang berusaha membenturkan kepalanya ke lantai dan dinding karena mereka tidak bisa mengerti bahwa Yesus hanya satu-satunya jawaban. Karena orang-orang ingin hidup di dalam dosa dan kejahatan dan hidup menurut kehendak mereka sendiri. Orang-orang juga memotong diri mereka dan membenturkan kepala mereka sampai tengkorak mereka pecah dan mereka jatuh ke lantai. Saya melihat darah mengalir kemana-mana dari orang-orang yang berusaha melukai diri mereka. Kemudian saya melihat seorang anak muda menangis kepada Tuhan,”Tolong Tuhan, bawa saya!” Itu sudah telat. Yesus telah datang dan menerima gerejaNya. Saya jatuh tersungkur karena saya telah melihat banyak hal-hal yang sangat menyedihkan.
Yesus berkata kepada saya,”Dalam masa kesusahan, akan terjadi banyak masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya.” Saya kemudian bertanya,”Kenapa banyak orang yang berusaha melukai diri mereka sendiri sebegitu parahnya?” Tuhan menjawab,”Karena pada saat itu, orang-orang ingin mati, tetapi tidak menemukannya. Kematian telah meninggalkan bumi.” Saya bertanya ke Tuhan,”Kenapa banyak pendeta-pendeta dan orang-orang di tinggalkan?” Tuhan berkata,”Karena saya tahu mereka. Saya tahu hati mereka.” Semua tentang diri kita terbuka di hadapan Tuhan. Tuhan tahu segala sesuatu dalam hati kita. Saya jatuh tersungkur, hampir lemas. Yesus berkata,”Aku menunjukkan hal ini kepada kamu supaya kamu bisa memperingatkan gerejaKu dan memberikan mereka harapan. Beritahukan mereka bahwa jika mereka bertobat sekarang, Aku akan mengampuni mereka selama masih ada waktu. Aku akan melakukan hal yang besar di muka bumi ini.
Tolong, bukalah mata anda. Penginjilan di negara Chile sedang berkembang.”Beritakanlah kepada umatKu kalau mereka meminta pengampunan, Aku akan mengampuni mereka.” Kemudian saya melihat pengelihatan lain dan saya melihat api yang menyelimuti langit. Yesus bertanya,”Kamu melihat itu? Api yang kamu lihat di langit itu adalah api yang menutupi negara Chile. Karena negara Chile adalah untuk Tuhan, Tuhan akan mengubah negara Chile!” Saya kemudian melihat api bergerak dan mendatangi negara Chile dan Yesus berkata,”Mata BapaKu tertuju kepada negara Chile.” Ketika api tersebut turun keatas chile, negara-negara lain akan melihat dan memperhatikan kebangkitan Tuhan di Chile. Tuhan menunjukkan kepada saya pengelihatan di suatu tempat yang bernama “Paseo Humada” dan menjunjukkan ke saya orang-orang yang yang lumpuh dan cacat. Kemudian saya melihat orang-orang percaya berdoa ke orang-orang cacat tanpa kaki dan menyuruh anggota badan untuk bertumbuh. Anggota badan akan taat dan bertumbuh di depan mata mereka. Orang tanpa tangan akan menerima tangan baru. Dalam waktu ini. Tuhan akan menunjukkan mukjizat2 yang kreatif. Di dalam gereja-gereja, banyak orang yang akan di sembuhkan. Dalam waktu ini, yang mati di bangkitkan dan Tuhan akan memakai kamu di Chile untuk melakukan mukjizat yang sama seperti yang rasul-rasul lakukan di Alkitab.
Itulah seluruh wahyu yang Tuhan telah berikan kepada saya (Ricardo Cid). Dia akan datang segera. Maranatha! Amen!
Jikalau kamu belum menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hidupmu, saya ajak kamu berdoa sebagai berikut :






Tuhan Yesus, saya percaya Engkau adalah Anak Tuhan dan Engkau mati untuk semua dosa saya. Mari masuklah ke hati saya, jadilah Tuhan dan Penyelamat untuk hidup saya dan ampunilah semua dosa saya. Engkau mempunyai kuasa dalam setiap bagian dalam hidup saya dari saat ini. Tuhan Yesus, penuhilah saya dengan RohMu yang Kudus dan pakailah saya untuk kemuliaan bagi namaMu. Saya mau melayaniMu dan mengasihiMu dengan segenap hati saya seumur hidup saya. Terima kasih Bapa, sekarang saya adalah anakMu. Di dalam nama Yesus. Amin.



Kamis, 10 Maret 2011

Passion of the Christ








































 Yesus sudah mengorbankan nyawaNYA untuk menebus dosa kita manusia, sehingga kita layak untuk hidup dekat dengan Bapa kita yang di surga. Karena semua dosa kita telah di tanggung oleh Yesus.
Dengan menerimaNya sebagai Juruslamat kita akan diselamatkan dan masuk ke kerajaan surga.
Terima Yesus dan hidup kudus dan berkenan menurut perintahNYA.
Renungkan Alkitab setiap hari, berdoa, berpuasa
Kita akan menyenangkan hati Tuhan

Sabtu, 05 Maret 2011

Jangan lupakan tiket dan pasport anda

Aku pernah bekerja membagi selebaran di jalan-jalan kota Taipei-Taiwan, jadi aku tahu bagaimana rasanya kalau org-org tidak mau mengambil selebaran yang dibagikan. Kemudian, setiap aku berjalan melewati jalan-2 dimana ada org yang membagi selebaran, aku pasti mengambilnya tidak peduli apa isinya, walau akhirnya kertas2 itu jatuh ke tong sampah juga.

Beberapa hari yang lalu aku berjalan sendirian melewati seorg bapak tua yang membagi selebaran.. aku mengambil dan mengucapkan xie-xie (terima kasih).

Sepintas aku membaca judul selebaran itu.. JANGAN LUPA PASPOR DAN TIKET PESAWAT ANDA, aku merasa pasti bapak ini penjual tiket pesawat. Ternyata aku keliru, isinya adalah mengenai pemberitaan injil, dimana sering dibawakan pendeta waktu khotbah.

Kembali aku teringat pada bapak tua itu, berapa dia dibayar utk membagikan selebaran tsb?? Pasti dia tidak dibayar, dia dengan sukarela mau membagi-bagikan kabar sukacita dan bekerja utk Kristus. Dia berdiri di jalan tsb berjam-jam, berapa org yang mengambil dan membaca selebaran itu dan berapa org yang percaya?? cuma Tuhan yang tahu..

Aku begitu salut sekali kepada bapak tua itu, maka kemudian aku menterjemahkan selebaran ini dan membagikan kepada kalian.

JANGAN LUPA PASPOR DAN TIKET PESAWAT ANDA (penulis: WANG JIAN XUAN)

Hidup ini hanya sementara, kalimat ini sedikitpun tidak salah. Umur manusia walaupun berapa panjang, akhirnya akan meninggalkan dunia ini. Jadi manusia hidup didunia selama 70-80 tahun tidak ada bedanya dengan jalan-jalan ke Amerika selama 7-8 hari. setelah tamasya akhirnya akan naik pesawat utk pulang ke rumah di Taiwan. Begitu juga Tuhan membiarkan kita bertamasya di dunia selama kira-kira 70-80 tahun kemudian akan pulang kembali ke rumah BAPA, yaitu surga. Surga indah tiada bandingnya, sedangkan dunia penuh dengan sengsara.

Rumah Bapa sungguh-2 indah, percayakah ANDA? Apabila anda percaya, anda adalah org yang berbahagia karena anda telah memenangkan kematian/alam maut. Jikalau pada suatu hari dokter berkata kepada anda, anda menderita tumor ganas dan hidup tidak lama lagi. anda tidak akan merasa kaget dan takut, tetap dengan santai dan gembira berkata kepada dokter : "terima kasih karena sudah memberitahukan kabar ini. saya bisa segera kembali ke rumah Bapa, meninggalkan dunia yang fana ini". Pada saat saudara atau teman kita yang meninggal, kita juga tidak perlu terlalu berduka, karena masih akan dapat bertemu di rumah Bapa.

Berbicara mengenai tamasya ke luar negeri, saya hampir tiap tahun liburan musim semi bersama istri keliling dunia. pada saat keluar negeri, hal yang paling penting adalah JANGAN LUPA PASPOR DAN TIKET PESAWAT. Tetapi ada juga org yang terlalu ceroboh, pada saat akan kembali pulang tiba-tiba baru sadar kalau paspor dan tiket sudah hilang, sehingga dia tidak bisa ikut rombongan pulang.

Saudara-2, pada hari dimana kita pulang ke rumah Bapa juga memerlukan paspor dan tiket, kalau tidak maka kita tidak akan bisa masuk ke rumah Bapa.

Tuhan Yesus berkata : Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui AKU.

Apa maksud -Melalui YESUS-? yang berarti : Roma 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu bahwa ALLAH telah membangkitkan DIA dari antara orang mati, maka kamu akan di selamatkan.

Jadi percaya kepada TUHAN YESUS adalah paspor dan tiket kita utk masuk ke surga.

Pada saat kita meninggalkan dunia, segala harta benda kekayaan tidak akan bisa kita bawa. Tetapi seringkali demi barang-2 yang tidak bisa dibawa itu, kita menghabiskan banyak tenaga dan pikiran, tapi demi hal hidup yang kekal, yaitu paspor dan tiket kita utk pulang, kita sama sekali tidak peduli. kalau dipikirkan sangatlah tidak bijaksana.

Saya berharap kita semua menjadi org yang bijaksana, sama sekali tidak pernah lupa paspor dan tiket utk pulang ke rumah Bapa.

Amin.

Jesus life insurance

Kehidupan
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3:16)

Kesehatan
Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu (Mazmur 103:3)

Pakaian
Jadi, jika rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api demikian didandani Allah, terlebih lagi kamu, hai orang yang kurang percaya! (Luk 12:28)

Kebutuhan Sehari-hari
Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus (Flp 4:19)

Kenyamanan
"Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. (Yoh 14:1)

Persahabatan
Dan ketahuilah "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." (Mat 28:20)

Kedamaian
Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu. (Yoh 14:27)

Rumah yang abadi
Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu (Yoh 14:2)

Alasan-alasan untuk ikut serta dalam Jesus Life Insurance
1. Adalah perusahaan asuransi paling tua didunia.
2. Satu-satunya perusahaan asuransi yang mengasuransikan berbagai kehilangan dalam api zaman akhir.
3. Satu-satunya perusahaan asuransi yang mencakup area yang kekekalan.
4. Kebijakannya tidak pernah berubah.
5. Manajemennya tidak pernah berganti.
6. Asset perusahaan terlalu banyak untuk dihitung.
7. Satu-satunya perusahaan asuransi yang membayarkan premi anda.

Premi
{Roma 5:8}
Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih
berdosa.

Efesus 2:8
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Prosedur aplikasi
{Kis 5:8}
Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

Kis 16:31
Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat,......"

Semua premi untuk aplikasi ini telah dibayar Lunas oleh Yesus!

Sabtu, 26 Februari 2011

Ajaran Yesus Tentang kasih


Pendahuluan

Untuk sebagian orang, menjadi lemah lembut tampak mudah dan alami. Namun, untuk sebagian lainnya, hal yang asing dan sukar. Bahkan 2 orang kakak dan adik, yang dilahirkan oleh orang tua yang sama dan dibesarkan dalam keluarga dan rumah yang sama, dengan curahan kasih saying yang sama, dapat memiliki tingkat kelemahlembutan yang sangat berbeda.
Hari ini kita akan belajar dan membahas tidak hanya tentang kasih yang lemah lembut itu sendiri, tetapi juga untuk melihat seberapa lemah lembutnya kita dalam mengekspresikan kasih terhadap sesama dan bagaimana kita dapat diubahkan.

Pembacaan

Efesus 4:29-32:
29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia. 30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. 31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan. 32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Pembahasan

Orang yang Tangguh Hati
Simak gambaran berikut ini:
Seorang yang tangguh hati. Dia mengolok-olok orang yang tak sepantasnya dia olok. Ketika mereka tampak sakit hati, dia berkata, "Mereka tidak bisa bercanda, ya?" Menurutnya mereka yang bermasalah, bukan dia.
Dia juga bukan seorang pendengar yang baik. Sementara orang sedang berbicara kepadanya, dia membuat pemikiran sendiri atau sudah menyiapkan sebuah jawaban akan perkataan mereka, seringkali tanpa empati yang diperlukan dari seorang pendengar.
Dia heran mengapa kebanyakan orang begitu lemah dan tidak percaya diri. Sewaktu-waktu dia mempergunakan orang, menelantarkan mereka tanpa bekas ketika mereka sudah memenuhi tujuannya. Dia berjalan dengan rasa superior, senang untuk selalu benar, dan sangat kompetitif. Dia punya kebutuhan yang besar untuk menang, dan selalu menyibukkan dirinya sendiri. Bahkan, kadang kala dia melihat kelemahlembutan seseorang sebagai suatu kelemahan. Dia benar-benar tidak mengerti mereka.

Diskusi:
1.    Jika Anda melihat diri Anda sebagai seorang yang lemah lembut, bagaimana reaksi Anda terhadap gambaran di atas?
2.    Sebaliknya, jika Anda berpendapat Anda adalah orang yang tangguh hati, apa reaksi Anda terhadap potret ini? Menurut Anda, mengapa Anda bereaksi seperti itu?

Cara Pandang yang Baru terhadap Sesama

Tuhan ingin kita tahu bahwa seorang yang tangguh hati dapat menjadi lebih lemah lembut. Supaya ini bisa terjadi, kita perlu untuk memperlambat diri, memandang lebih dekat orang-orang di sekitar kita, dan mencoba untuk melihat mereka sebagai mana adanya.
Ketika kita melihat seseorang melalui mata Tuhan, kita melihat seseorang yang memiliki citra dan rupa Tuhan sendiri yang diletakkan dalam dirinya. Seseorang yang menjadi obyek kasih Tuhan yang besar. Seseorang yang untuknya Yesus mencurahkan darahNya. Seseorang yang Roh Kudus cari siang dan malam untuk membawanya agar bisa berhubungan dengan Bapa. Seseorang yang merupakan harta karun Tuhan. Seseorang yang begitu berarti bagi Tuhan.
Jika kita melihat orang lain seperti suatu penghalang yang perlu kita hindari atau atasi, kita memerlukan cara pandang yang baru. Jika orang lain tidak terlalu berarti bagi kita, sudah saatnya kita melihat mereka dari sudut pandang Tuhan. Kita perlu mengubah pandangan kita. Kita perlu pengertian yang baru tentang siapakah orang lain itu sebenarnya.

Perlambat Diri
Orang yang tangguh hati cenderung berada di jalur cepat. Mereka pergi ke banyak tempat. Mereka menyelesaikan tugas-tugasnya. Adrenalin mereka senantiasa berpacu. Mereka memiliki target untuk dicapai dan kuota untuk dipenuhi dan tenggat waktu dan anggaran dan tawaran untuk dibuat. Bagi seorang yang tangguh hati - di jalur cepat, orang lain seperti suatu alat untuk digunakan atau masalah untuk dihindari. Dan seorang yang tangguh hati berbicara seperti ini, "Yah, dia seorang pemenang, tapi si anu pecundang. Dia kelas berat; si anu kelas bulu. Dia cerdas; si anu bodoh. Dia kuat bertahan; si anu tidak bisa diharapkan." Orang yang tangguh hati cenderung membandingkan orang lain dengan diri dan dengan proyek dan ambisi mereka sendiri, daripada melihat orang lain sebagai mana adanya di mata Tuhan.
Ketika kita ditarik masuk ke dalam gaya hidup yang serba cepat dan menggebu-gebu, bagaimana hal itu mempengaruhi cara kita memandang dan memperlakukan:
-      Anggota keluarga kita?
-      Teman-teman kita?
-      Rekan-rekan kerja kita?
-      Mereka yang belum mengenal kasih Tuhan?
Jika saat ini kita berada di dalam jalur cepat, kita perlu merenungkan apa yang harus terjadi supaya kita bisa memperlambat diri dan memperoleh cara pandang yang baru tentang kehidupan dan sesama.

Berjalan dalam Sepatu Mereka

Cara lain agar seorang yang tangguh hati dapat menjadi lebih lemah lembut adalah mengambil waktu untuk "berjalan satu mil dalam sepatu orang lain." Orang yang lemah lembut memiliki kecenderungan untuk melakukan hal ini secara alami. Ketika kita melihat mereka yang terluka, berantakan, dan kecewa, jangan hanya melewatinya begitu saja. Kita perlu berhenti dan berkata, "Aku ingin tahu seperti apa rasanya jika aku dalam situasi mereka?" Jika kita belajar untuk memperlambat diri dan melihat kehidupan dari sudut pandang orang lain, kita akan mendapati bahwa proses pelembutan mulai terjadi secara alami.
Mari pikirkan hal yang sebaliknya. Ada saat-saat di mana kita berpikir jika orang lain ada dalam sepatu kita, mereka akan memahami diri kita lebih baik. Mereka akan meresponi dan meperlakukan kita secara berbeda. Mereka akan mampu mendengarkan kebutuhan kita daripada memberikan kata-kata penghakiman itu.
Kita harus memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan.

WWJD (What would Jesus do - Apa yang akan Yesus lakukan)?
Kita bisa mengungkapkan pertanyaan yang sederhana, "Apa yang akan Yesus lakukan?" untuk bertumbuh dalam kelemahlembutan. Jika Yesus adalah teladan seluruh hidup kita, maka Dia tentu yang terbaik untuk diikuti dalam upaya untuk bertumbuh dalam kasih terhadap sesama. Bagaimana Yesus akan meresponi atau peduli? Apa yang akan Yesus katakan kepada orang ini? Nada suara apa yang akan Yesus pakai? Kita perlu sering bertanya tentang hal-hal ini jika kita ingin bertumbuh lebih lemah lembut dalam hubungan kita dengan sesama.

Contoh/Diskusi:
1.    Bagaimana respon Yesus ketika Dia ditanya tentang melempari batu seorang wanita yang tertangkap sedang berzinah? (Yoh 8:1-11). Wanita ini sering diasosiasikan dengan Maria Magdalena. Jika ini benar, bagaimana Maria diubahkan oleh kasih Yesus yang lemah lembut ini sepanjang sisa hidupnya?
2.    Bahkan setelah pengkhianatan Petrus, Yesus tidak menggunakan kata-kata yang keras untuk menegurnya ketika Dia melakukan mujizat penangkapan ikan yang kedua. (Yoh 21:1-14). Perhatikan bagaimana respon Petrus dibandingkan dengan murid-murid lain dalam ayat 7-8.
3.    Bagikan sebuah pengalaman ketika Anda menggunakan metode WWJD dalam menghadapi situasi yang sukar untuk menjadi lemah lembut terhadap seseorang/kelompok.

Kesimpulan

Beberapa dari kita cenderung lebih lemah lembut terhadap sesama sementara beberapa lainnya, kurang. Terlepas dari yang manakah kita, sangat penting untuk bertumbuh dalam kelemahlembutan sebagaimana Yesus lemah lembut. Kita perlu melihat orang lain sebagaimana adanya Tuhan melihat mereka. Seringkali kita perlu untuk memperlambat diri dari rutinitas kehidupan sehari-hari yang begitu cepat untuk dapat melakukan hal itu. Berjalan dalam sepatu orang lain dan menanyakan diri kita sendiri WWJD akan menolong kita dalam proses pertumbuhan ini.
Sebab Yesus yang kita sembah adalah Tuhan yang lemah lembut dan Dia berjanji akan memberkati kita yang hatinya lemah lembut !

Mat 11:29  Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Mat 5:5  Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.

Satu hal yang harus dipastikan, tindakan kasih yang lemah lembut harus tulus. Tidak boleh disalahgunakan untuk memperoleh keuntungan pribadi melalui manipulasi psikologis.

Rabu, 23 Februari 2011

Jesus love you

God wants us to warn people about the reality of the hell, and to share the Good news, that Jesus love you. He made a way to avoid that place of torment, through His Son, Jesus Christ. He gave
His life so we might live, and have life more abundantly

Kamis, 17 Februari 2011

Menanti Kedatangan Yesus untuk kedua kalinya di awan - awan

Matius 24:37-42: 24:37 "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. 24:38 Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, 24:39 dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia. 24:40 Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan; 24:41 kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan. 24:42 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.
Apakah anda akan percaya kalau saya mengatakan persiapkan diri anda karena sebentar sore atau esok hari Tuhan Yesus akan datang? Anda pasti tidak percaya atau bahkan akan menertawakan saya, menganggap saya hanya bergurau.
Sudah menjadi sifat kebanyakan orang untuk mengabaikan, menganggap remeh atau bahkan tak peduli dengan peringatan tanda bahaya. Orang sering menganggap bahwa suatu peringatan hanya sebagai hal yang mengganggu kenyamanan mereka, mengganggu rutinitas mereka, atau mengganggu ketentraman hidup mereka.
Contoh paling konkrit adaah Gunung Merapi. Gunung Merapi meletus Selasa 26 Oktober 2010 pukul 17.02 Waktu Indonesia Barat.
Masyarakat sekitar gunung Merapi telah diperingatkan untuk mengungsi melalui beberapa kali peringatan akan kemungkinan Merapi akan meletus. Status bahaya Gunung Merapi ditingkatkan dari Normal manjadi Waspada pada tanggal 20 September 2010. Pada 21 Oktober 2010 status Merapi menjadi Siaga, dan kemudian mnenjadi Awas terhitung sejak 25 Oktober 2010, dan baru pada 26 Oktober gunung ini meletus.
Begitu juga dengan peringatan Tsunami. Di beberapa pantai dengan potensi tsunami telah dipasang sistem pendeteksi tsunami. Namun apa yang terjadi, sistem ini dirusak orang, atau bahkan komponennya dicuri orang.
Gunung Merapi memasuki fase erupsi sejak pada hari Selasa sore 26 Oktober. Fase erupsi dimulai dengan beberapa kali semburan awan panas dari pukul 17 sampai pukul 19. Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membubung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi.
Namun apakah masyarakat di sekitar gunung Merapi lari menyelamatkan diri? Tidak semua. Bahkan sebagian besar masih melakukan aktifitas sehari-hari seolah-olah tak ada bahaya yang mengancam sampai ketika awan panas melanda rumah mereka.
Ketika para murid datang kepada Yesus saat mereka sendirian, mereka bertanya kepadaNYa seperti apakah tanda-tanda kedatanganNya kembali. Yesus mengatakan bahwa hari-hari menjelang kedatangannya hampir sama seperti hari-hari di zaman Nuh. Orang makan minum, kawin mawin, menjalankan aktivitas mereka seperti biasa tanpa menyadari ancaman bahaya atau hukuman yang sedang mengancam mereka.
Ancaman bahaya itu telah disampaikan kepada mereka melalui Nuh agar mereka bertobat. Undangan untuk bertobat, untuk mendapatkan pengampunan dan keselamatan itu telah disampaikan oleh Nuh kepada mereka agar mereka ikut menumpang bahtera keselamatan.
Bukannya mengikuti peringatan dan ajakan Nuh, mereka malah menertawakan dia. Mereka menertawakan Nuh sebagai orang gila. Berita yang disampaikan oleh Nuh dianggap hanya karangan belaka, hanya isapan jempol dari Nuh saja. Tak masuk akal. Mana ada air bah, mana boleh orang membangun kapal di tempat yang sangat terpencil, jauh dari laut atau pinggir sungai. Tidak mungkin ada tsunami, kita sangat jauh dari tepi pantai atau sungai.
Apa yang mustahil menurut pikiran manusia, tidak mustahil bagi Allah. Begitu juga dengan zaman sekarang. Berapa orang dari kita semua yang terus tekun menantikan kedatangan Yesus? Mungkin tak ada seorangpun. Setiap kita hanya menjalankan aktifitas kita sehari-hari bagaikan tak akan ada sesuatu kejadian besar menyangkut kedatangan Yesus.
Bahkan ada sebagian orang tidak mengharapkan Yesus cepat datang, karena mereka belum ingin bertobat, mereka masih ingin berjalan menurut jalan mereka sendiri, bertindak menurut keinginan hati mereka sendiri, bahkan mengejar ambisi mereka sendiri. Mereka mengatakan bahwa mereka belum ingin bertobat sebelum ambisi mereka tercapai, sebelum karier mereka, keinginan hati mereka terpenuhi. Bagi mereka berita menyangkut penantian kedatangan Yesus hanya membuang-buang waktu saja, berita menyangkut penantian kedatangan Yesus masih terlalu jauh untuk disampaikan sekarang, bukan menjadi prioritas, karena tidak mungkin, atau bahkan hanya mengganggu kenyamanan hidup mereka.
Dalam bacaan di atas disebutkan bahwa kedatangan Yesus digambarkan sebagai sesuatu yang tak disangka-sangka orang, kejutan, terjadi tiba-tiba saja.Sama seperti generasi pada zaman Nuh, orang tidak menyadari sampai air bah menyapu habis mereka; sama seperti tsunami di Aceh atau Wasior di Papua, atau letusan Merapi menghancurkan dan membunuh apa saja yang menghadangnya.
Semua orang melakukan aktifitas mereka sebagaimana mereka lakukan secara rutin. Yesus menggambarkan pada ayat 40 dan 41 ada dua orang sedang bekerja di ladang, mereka melakukan aktifitas mereka sehari-hari sebagaimana biasanya, satu akan diambil (diselamatkan) dan satu akan ditinggalkan. Ada juga dua perempuan sedang menggiling gandum, satu akan diselamatkan dan satu lagi ditinggalkan.
Mengapa begitu. Mengapa ada yang diambil/diselamatkan dan ada yang tidak.
Yesus mengumpamakan mereka yang diambil masuk kedalam kerajaan surga seperti pesta perjamuan kawin Anak domba. Pada awalnya ada 10 anak dara yang mempersiapkan diri mereka untuk menyambut kedatangan pengantin laki-laki. Namun tidak semua mereka mempersiapkan diri mereka dengan baik. Penantian yang lama membuat 5 anak dara kehabisan minyak pada pelita/obor mereka untuk menyambut kedatangan Pengantin laki-laki.
Nyala obor melambangkan nyala atau api iman kita kepada Yesus. Minyak melambangkan semangat kita, spirit kita untuk menunggu dengan sabar kedatangan Yesus, sambil tetap menjaga diri kita dengan mengikuti perintah-perintah Yesus. Namun sejalan dengan berlalunya waktu, minyak kita terkuras habis, semangat kita yang tadinya begitu tinggi menjadi surut, tujuan kita yang awalnya tertuju kepada Yesus berpindah kepada tujuan-tujuan lain, dan kita kehilangan harapan pada Yesus, kita kehilangan gairah, kehilangan percaya, kehilangan komitmen kita, dan api iman kita, obor iman kita meredup dan mati. Sehingga ketika pengantin laki-laki itu datang, ketika Yesus datang, hidup kita berada dalam keadaan gelap, tidak siap menyambutnya, kehidupan kita sudah morat-marit, iman kita sudah luntur. Kita kemudian seperti kelima anak dara yang tidak siap, kita ditolak masuk kedalam surga.
Mungkin Tuhan Yesus tidak datang hari ini, Ia juga mungkin belum akan datang besok atau tahun ini. Namun dapatkah anda meramalkan berapa lama anda akan hidup di dunia ini?
Dalam perumpamaan Tuhan Yesus tentang orang kaya yang bodoh, ada seorang kaya yang bekerja membanting tulang setiap hari mengumpulkan kekayaannya. Gudang-gudangnya sudah penuh semua, tetapi ia masih belum juga merasa cukup. Ia begitu rakus sehingga ia merencanakan menambah gudang-gudang baru. Ia berpikir bahwa kalau ia sudah memenuhi gudang-gudang barunya dengan makanan, atau dalam bahasa modern saat ini, memiliki tabungan yang besar di bank, maka ia akan berkata kepada dirinya sendiri atau jiwanya bahwa hai jiwaku bersenang-senanglah karena engkau memiliki segala sesuatu. Namun apa yang terjadi, pada malam itu juga ia mati. Kekayaannya yang banyak tak dapat memperpanjang hidupnya seharipun. Kekayaannya bahkan kemudian menjadi barang rebutan banyak orang.
Itulah kenyataan yang kita lihat ketika sesorang mati dan meninggalkan harta kekayaan, anak-anaknya saling cakar-cakaran, saling berebutan kekayaannya itu. Perebutan itu kemudian menghancurkan keutuhan mereka sebagai satu keluarga. Sia-sia bila kita menggantungkan hidup kita pada kekayaan.
Dalam ayat 24:39 Tuhan Yesus mengatakan: “dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia”
Kalau kita percaya kepada Yesus tetapi kita tak pernah mengharapkan kedatanganNya, tak pernah menjalankan perintahnya, tak pernah menjaga pelita iman kita, maka hidup kita seperti orang pada zaman Nuh, sama seperti orang kaya yang bodoh, hidup yang bagi diri sendiri, hanya mengejar ambisi sendiri, mengejar karier , pangkat atau jabatan saja. Kita tak ada beda dengan 5 anak dara yang bodoh, tak pernah mempersiapkan diri kita untuk kedatangan Yesus. Kita juga tidak berbeda dengan mereka yang meninggal karena Merapi, mereka yang tidak mau mengungsi meskipun berita itu sudah disampaikan kepada mereka.
Bahaya atau kematian bisa tiba-tiba datang tanpa kita tahu, dan bila kita mati maka penghakiman kepada kita menjadi berlaku tanpa kita sempat bertobat dan menerima pengampunan Yesus.
Apapun dapat menimpa kita di waktu yang kita tidak pernah bayangkan sebelumnya.
Bila hidup kita selalu bersandar kepada Tuhan, maka kita tak perlu kuatir kapanpun Tuhan memanggil kita. Kitapun tidak perlu takut akan bahaya yang akan menimpa kita karena tangan perlindungan Tuhan selalu menaungi kita. Tak ada bahaya yang dapat menimpa kita. Nuh dan keluarga adalah orang yang berada dalam perlindungan Tuhan. Tuhan memberitahukan mereka bahaya yang akan mengancam mereka sebelum bahaya itu terjadi.
Hal yang sama terjadi dengan Lot dan keluarganya. Ketika Tuhan ingin menghancurkan kota Sodom dan Gomora akibat kejahatan mereka, Tuhan memberitahu Lot agar membawa keluarganya mengungsi jauh ke luar kota.
Orang-orang percaya memiliki Tuhan yang selalu melindungi mereka. Melalui berbagai cara Tuhan menyelamatkan orang-orang percaya sebelum Tuhan mendatangkan hukuman bagi mereka yang tidak percaya.
Apa inti semua pesan ini bagi kita? Bacaan dan pengalaman akhir-akhir ini yang terjadi di sekitar kita seperti tsunami, angin topan, tanah longsor, gempa bumi, dan gunung meletus, semuanya memberi pesan penting bagi kita.
• Pertama, kita tidak tahu kapan Tuhan Yesus akan datang kembali, tetapi Ia pasti akan datang. JanjiNya tak pernah gagal.
• Kedua, mungkin Tuhan Yesus tidak datang hari ini, besok atau tahun ini. Namun kita diminta berjaga-jaga mempertahankan iman kita, terus mempersiapkan diri kita seakan-akan Dia akan datang hari ini.
• Ketiga, kita tidak tahu berapa lama kita akan hidup di dunia ini, apakah kita akan sempat menyaksikan kedatangan Tuhan Yesus atau tidak. Hidup kita tidak ada di tangan kita, kita tidak bisa dengan yakin mengatakan kita masih bisa hidup sampai besok, minggu depan atau tahun depan. Sesuatu bisa saja menimpa kita, dan hidup kita. Karena itu siapkan diri kita untuk menghadapi situasi itu terjadi, entah hari ini, besok atau kapan saja, ketika hidup kita berakhir kita telah mengakhiri tugas kita, telah mengakhiri perjuangan iman kita dengan kemenangan.
• Penantian akan kedatangan Tuhan tidak berarti membuat kita melepaskan rutinitas aktifitas kita. Tuhan Yesus mengatakan ada dua orang sedang bekerja di ladang, satu akan diambil, dan ada dua orang sedang menggiling gandum, satu akan diambil. Hal ini menunjukkan bahwa bagi orang percaya, ketika mereka yang diambil atau, ketika mereka dipanggil oleh Tuhan, mereka masih tetap melakukan tugas dan tanggung jawab mereka sambil menjaga iman mereka. Pekerjaan tidak menjadi rintangan untuk mereka tetap tekun dalam iman percaya mereka kepada Tuhan. Kita tidak perlu berhenti dari pekerjaan kita, dan hanya menunggu kedatangan Tuhan. Iman kita adalah iman berdasarkan perbuatan, tanpa perbuatan iman kita mati. Banyak prang mengatakan mereka memiliki iman, tetapi mereka tak memiliki perbuatan yang berbasis pada iman mereka. Tanpa perbuatan iman hanya sekedar tong kosong tanpa isi. Perbuatan melengkapi iman kita. Pekerjaan kita merupakan tempat kita menerapkan iman kita kepada Tuhan. Pekerjaan merupakan tempat kita bertemu dengan banyak orang dan bersaksi bagi Tuhan melalui pelayanan kita.
• Akhirnya, marilah kita menjaga iman kita sambil menunggu kedatangan Tuhan kita kembali. Tuhan menyertai anda semua. Amin.

Minggu, 13 Februari 2011

Kesaksian 8 : KESAKSIAN PUAN MAHARANI (TRAGEDI TSUNAMI ACEH)



Dear All,
Perkenalkan saya Puan,
Saya udah lama nimbrung di Al-Islah Online, tapi pas kasih kesaksian ini komentarku nggak ditampilin, jadi aku mau kasih kesaksianku ini di situs Kristen aja.
Sekedar cuma supaya tahu aja, aku ini anak korban tsunami aceh. Aku dijadikan anak angkat sama mama dan papa dari keluarga Kristen. Sebaliknya aku dulunya bisa dibilang nggak beragama (Islam KTP doang).
Mama dan Papa kasih kebebasan sama aku, mau beragama Kristen atau Islam terserah. Kata Mama, meski aku nggak mau masuk Kristen, kelak aku juga akan turut diselamatkan oleh Tuhan berkat orang tua Puan. Mereka menafsirkan ayat Alkitab yang ditulis Rasul Paulus (1 Korintus 7:10-16) bahwa anak-anak akan selamat berkat orang tuanya yang percaya sama Tuhan Yesus.
Tadinya aku bingung, aku mau pilih Islam atau Kristen. Setelah baca-baca di Al-Islah, aku juga sempat interaksi dengan Bapak-bapak di sana, sama Om Robert, Om Duladi, Om Bravo, Kak Saiful, Om Romadi, dll.
Kini, hati Puan udah bulat tekadnya. Puan menyatakan masuk Kristen.
Berikut ini adalah pendapat Puan mengapa kok Puan lebih memilih Kristen:
Kami di surga nanti akan tetap bersama dalam satu keluarga, tidak akan ada yang dipisahkan.
Karena menurut mama, Tuhan Yesus tidak picik. Tuhan Yesus penuh kasih. Demi melihat mama dan papa yang begitu tulus percaya dan taat kepada Tuhan, maka Tuhan pun akan menyelamatkan saya walaupun saya tidak percaya kepadaNya. (Tapi kini Puan udah percaya)
Ini juga doa syafaat mama dan papa. Mama dan papa sangat percaya bahwa Tuhan tidak mungkin memisahkan salah satu dari kami, sebagian di surga dan sebagian yang lain ditempatkan di neraka. Sesuatu yang rasanya nggak adil, dan Puan yakin Tuhan tidak sekejam itu. (Sangat beda dengan tuhan dalam agama Islam)
Mereka begitu yakin, bahwa kami sebagai satu keluarga akan tetap abadi dan selalu bersama sampai di surga nanti, tidak akan terpisahkan.
Hati saya menjadi iba. Begitu baikkah Tuhan pada saya? Sedemikian besarkah sifat kasih Tuhan kepada saya? Saya jadi ingin menangis rasanya. Saya merasa diri saya tidak pantas diperlakukan demikian. Tuhan di mata saya begitu baik dan penuh kasih.
Dan kalau saya bandingkan dengan Tuhan dalam agama Islam, sepertinya sangat berbeda. Tuhan yang ada dalam agama Islam sangat kejam dan suka mengutuk manusia masuk neraka. Ada banyak sekali ayat-ayat kitab suci Alquran yang isinya kutukan-kutukan neraka jahanam dan siksa-siksa pedih di dunia dan di akhirat.
Juga saya dapati, bahkan terhadap kesalahan-kesalahan yang bagi saya tidak begitu adil, misalnya gara-gara menentang Rasulullah SAW saja, manusia harus disiksa di dunia dan di akhirat. Yesus saja walaupun dirinya dipukuli dan dicambuki, Yesus tidak membalas dan tidak mengutuk. Betapa berbedanya nabi Muhammad SAW dengan Yesus.
Begitu juga tentang ayat Alquran yang mengatakan kalau laki-laki di surga nanti akan dikaruniai istri-istri baru.
Saya jadi kasihan sama Mama, kalau memang begitu jadinya di surga, lalu bagaimana dengan Mama? Mama mau dikemanakan?
Saya yakin Papa tidak akan tega mengkhianati Mama. Di dunia ini saja, Papa begitu sayang sama Mama. Kalau di surga nanti Papa diberi istri-istri baru, Mama tentu akan sakit hati dan nelangsa.
Dan saya jadi ragu, bagaimana mungkin Tuhan kok seperti itu? Ini rasanya tidak adil dan hanya mengumbar nafsu laki-laki saja.
Saya juga jadi lebih tahu seperti apa agama Islam itu sebenarnya setelah buka-buka situsnya Om Duladi di mengenal-islam.t35.com.
Maka dari itu, saya putuskan dalam hati saya, mulai kini saya menerima Tuhan Yesus dan bersedia patuh dan taat menjalankan perintahNya. Tuhan dalam agama Kristen begitu menyentuh hati saya, dan menurut saya, DIA itulah Tuhan yang benar.
Kepada Bapak-bapak Muslim dan Bapak-bapak Kristen di situs ini maupun Al-Islah, saya ucapkan banyak terima kasih atas bimbingan dan petunjuk kalian selama ini.
Terutama kepada Om Robert dan Om Duladi yang begitu tulus dalam memberikan jawaban-jawaban atas pertanyaan saya. Saya mohon doa kalian agar saya bisa menjadi seorang Kristen yang sejati, dan juga agar bisa berguna bagi orang tua, masyarakat dan negara.
NB.
Di mata Puan, semua agama baik (Islam, Kristen, Hindu, dll). Puan yakin, pasti semua agama di dunia mengajarkan kebaikan buat para penganutnya. Cuman khusus untuk agama Kristen, lebih pas deh di hati Puan. Menurut pendapatku agama Kristen lebih murni 1000% (nggak ada yang bertentangan dengan hati nurani) dibandingkan agama-agama lain.
Hormat saya,
Puan Maharani – Lhokseumawe

Surat Kedua:

Dear,
Puan sudah yatim piatu sejak umur 5 tahun dan sebelum malapetaka (tsunami) hidup Puan merana (tinggal bersama nenek yang seorang diri juga). Ketika itu Puan bisa bersekolah sampai SMP berkat bantuan dari Pemerintah.
Nenek Puan meninggal secara mengerikan akibat malapetaka itu.
Itu masa lalu Puan… Puan nggak mau mengingatnya lagi…
Di hati Puan, cuma ada Mama dan Papa (orang tua angkat). Mereka sangat baik dan cinta banget sama aku.
Puan berusaha lupakan masa lalu, kata teman-teman aku trauma. Tapi terlepas trauma atau tidak, kini Puan merasa bahagia dan Puan sayang sama Mama dan Papa.
Puan nggak perlu berpanjang lebar, ini adalah hidup Puan, dan Puan sudah memilih jalan yang menurut Puan adalah BENAR.
Teman-teman Puan sering menuduh Puan telah dikristenisasi oleh ortu. Bagi Puan, Kristenisasi atau bukan Kristenisasi itu nggak penting. Karena bagi Puan, Kristen adalah Kebenaran Sejati. Kristen tidak pernah mencelakakan orang lain. Kristen adalah agama yang baik dan penuh kasih.
Puan selalu berusaha menjelaskan kepada teman-teman kalau pun Kristenisasi itu ada, Kristenisasi adalah untuk MENYELAMATKAN bukan untuk MENCELAKAKAN seperti yang disangkakan teman-teman Puan yang Muslim.
Orang yang menolak Kristenisasi adalah orang yang hatinya beku karena belum kenal siapa Tuhan Yesus yang sebenarnya.
Justru Islamisasi itulah yang membuat orang celaka karena hanya ngajarin rasa benci. Contohnya artikel “ada apa di Poso” yang ditampilkan di al-islahonline.com. Trus satunya lagi, kalau nggak salah “kisah paderi Malaysia masuk Kristen”. Sebagian besar isinya jelek-jelekkin agama Kristen.
Trus fitnah-fitnah Alquran terhadap agama Kristen juga sempat ditayangkan sama Om Robert, tapi nggak pernah dijawab sama Bapak-bapak Muslim.
Tapi sesungguhnya ajaran Islam yang membuat Puan paling tidak suka adalah mengenai anugerah istri-istri baru untuk laki-laki di surga nanti.
Puan yakin, ini salah. Nggak mungkin lha seperti itu. Kalau Tuhan berbuat begitu, bagaimana dengan Mama? Mama mau dikemanakan? Mengapa perasaan wanita begitu dikesampingkan demi nafsu syahwat laki-laki? Sepertinya wanita cuma dijadikan media pelampiasan nafsu saja tapi nggak pernah dihargai perasaannya. Puan nggak sudi kawin sama pria Islam, Puan muak!
Sudah jelas kalau pria Islam itu egois, apalagi mereka sangat suka sekali kawin, atau dibolehkan sama nabi Muhammad untuk poligami. Sewaktu Bapak-bapak Kristen di Al-Islah protes, Bapak-bapak Muslim pada marah dan ibu Ummu juga marah-marah. Puan jadi heran, kenapa poligami begitu dibela mati-matian? Padahal itu merugikan kaum perempuan.
Cinta sejati hanya bisa dipelajari dari kitab agama Kristen. Dari kitab suci Alquran, Puan nggak dapat apa-apa selain Puan diajari untuk benci sama orang Kristen dan Israel. Di Alquran, orang-orang Kristen atau Israel disebut kafir. Karena orang kafir dilaknat sama Tuhan, mereka adalah calon penghuni neraka, maka mereka boleh diperlakukan sewenang-wenang. Benar kata Om Duladi, Alquran isinya cuma kebencian. Makanya nggak heran kalau pulau Bali pernah dibom sama orang Muslim. Pendeta di Sulawesi juga pernah ditembak sewaktu kotbah. Anak-anak Kristen pernah dipotong lehernya di Poso. Puan ingin ikut bergabung sama Om Duladi untuk menguak Islam yang sebenarnya. Puan kasihan sama teman-teman Puan yang Muslim, karena mereka kebanyakan nggak tahu Islam yang sebenarnya. Dikiranya Islam itu agama yang baik. Thanks Om Duladi dan Om Robert! Puan sedang mengoleksi ayat-ayat kitab suci Alquran yang Puan rasa jahat dan tidak layak disebut firman Tuhan. Nanti kalau sudah selesai, Puan akan kasih lewat email kepada Om Duladi, mudah-mudahan bisa menambah koleksi artikel di situsnya Om.
NB. Tulisan ini juga puan kirim ke alamat emailnya Om Duladi.
-Puan Maharani-

Tambahan:

Puan juga berharap Tuhan akan menyelamatkan orang tua kandung Puan sehingga kami (keluarga Puan yang sekarang dan ortu asli Puan) dapat hidup bersama di surga nanti.
Puan sangat yakin dan percaya kalau Tuhan tidaklah picik. Demi Puan yang tulus menerima Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dan akan mengabdikan hidup Puan untuk Tuhan, saya yakin Tuhan tidak akan tega memasukkan orang tua asli Puan ke dalam siksaan (neraka).
Seperti Mama dan Papa yang begitu percaya kalau Puan (sebelum bertobat) pasti akan diselamatkan oleh Tuhan berkat Mama dan Papa yang percaya sama Tuhan Yesus, Puan kini juga percaya kalau ortu Puan yang sudah meninggal kelak juga akan dibangkitkan kembali untuk memperoleh hidup kekal di dalam surga demi Puan yang kini sudah mau percaya kepada-Nya. Bacalah 1 Korintus 7:12-16. Ajaran seperti ini tidak ada dalam agama Islam. Menurut Puan, ini adalah ajaran yang sungguh mulia dan menunjukkan betapa Tuhan memang Maha Pengasih dan Maha Penyayang (Maaf, saya menolak komentar Kak Saiful, karena menurut Puan Tuhan dalam agama Islam terlalu otoriter dan egois. Puan tidak akan memanfaatkan kebaikan Tuhan itu dengan menjalankan politik yang Kak Saiful ajarkan. Puan memilih Kristen bukan hanya karena surga, tetapi karena Puan sudah melihat sendiri bahwa dalam Kristen ada kebenaran, sebaliknya dalam Islam Puan banyak menemukan hal-hal yang bertentangan dengan hati nurani).
Tuhan yang benar adalah Tuhan yang penuh Rakhmat dan Kasih Karunia (begitu kita-kira kata Om Robert) dan saya sudah merasakan kasih Tuhan itu.
Tuhan lebih dahulu memberikan kasih karuniaNya kepada manusia, dan kini sudah menjadi kewajiban manusia untuk membalas kebaikan Tuhan yang tiada terbatas itu dengan menjalani hidup kudus (saya sudah menyerap kata-kata Om Duladi). Dengan menerapkan hukum kasih, kita akan dijauhkan dari perbuatan dosa.
Saya bisa berdoa dan berkomunikasi dengan Tuhan kapan pun dan dengan menggunakan bahasa saya sendiri, karena segala bahasa adalah milik Tuhan. Sungguh nggak masuk akal apabila Tuhan pakai bahasa Arab (saya sudah memahami penjelasan Om Bravo).
Saya menyadari keberdosaan saya, dan saya harus senantiasa merendahkan diri dan memuliakan Tuhan dalam setiap tingkah laku dan perbuatan saya sehari-hari. Saya sebenarnya tidak layak mendapatkan kasih sayang Tuhan, tetapi Tuhan berkenan untuk mengasihi saya dan membolehkan saya hidup sampai pada hari ini. Saya tahu, tsunami dapat saja membunuh saya, tetapi Tuhan rupanya punya rencana lain untuk hidup saya.
Thx
-Puan Maharani-